JAKARTA, 28 Juni 2026 – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dijadwalkan melakukan pendalaman terhadap laporan mengenai 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga fiktif di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Informasi tersebut mencuat sebagai bahan tambahan bagi penyidik yang saat ini sedang mengusut perkara dugaan korupsi dalam tata kelola program MBG. Dalam keterangan yang dihimpun, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa laporan tersebut akan menjadi bagian dari materi pendalaman oleh tim penyidik.
Langkah ini sejalan dengan instruksi Kejagung kepada seluruh jajaran kejaksaan di daerah untuk menampung serta menindaklanjuti berbagai kendala dan permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut. Terkait perkembangan penyidikan, pihak Kejagung mengisyaratkan akan memintai keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk para tersangka yang sebelumnya telah ditetapkan dalam perkara dugaan korupsi MBG.
Dugaan adanya titik fiktif ini berawal dari hasil investigasi tim di lapangan bersama koordinator wilayah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa dari total lebih dari 300 titik yang tercatat dalam sistem, ditemukan sekitar 100 titik yang tidak memiliki bangunan maupun fasilitas pendukung.
“Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata 100 titik tersebut tidak memiliki bangunan apa pun,” ujar Ammy dalam pernyataannya pada Senin (22/6/2026).
Ammy memaparkan bahwa lokasi-lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap, bahkan sebagian berada di area yang tidak memungkinkan untuk operasional dapur, seperti lahan persawahan, hutan, hingga kawasan pemakaman. Temuan ini memicu kekhawatiran adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang harus segera dibenahi.
Hingga saat ini, publik menantikan langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis tersebut.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










