Bekasi, CN 16 Agustus 2026 – Keluhan warga terkait minimnya kontribusi perusahaan besar di lingkungan sosial kembali mencuat menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Konsorsium proyek KSO Adhi-Acset dilaporkan tidak memberikan bantuan dana kepada warga sekitar yang telah mengajukan proposal resmi untuk memeriahkan kegiatan 17 Agustus 2026.
Menurut keterangan sejumlah pengurus RT dan panitia acara kemerdekaan setempat, pihak warga telah mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan oleh manajemen perusahaan.
Proposal kegiatan, rincian anggaran, hingga surat pengantar resmi telah diserahkan jauh-jauh hari sebagai syarat mutlak untuk mengharapkan dana suntikan atau sponsor penunjang.
Namun, hingga mendekati hari puncak peringatan, pihak Adhi-Acset dinilai menutup diri dan belum menyalurkan bantuan apa pun kepada masyarakat setempat.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari warga yang tinggal langsung di area terdampak proyek konstruksi tersebut.
Warga menilai, sebagai perusahaan nasional besar yang beroperasi di wilayah mereka, Adhi-Acset seharusnya menunjukkan kepedulian sosial (CSR) yang nyata.
Terlebih, momentum 17 Agustus merupakan perayaan nasional yang sakral bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Nihilnya respons terhadap proposal warga dianggap sebagai bentuk kurangnya kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau klarifikasi dari perwakilan manajemen KSO Adhi-Acset terkait alasan penolakan atau belum cairnya bantuan dana untuk proposal warga tersebut.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













