ACEH SINGKIL, CN — Sabtu, 13 September 2016. Peristiwa memilukan terjadi di Sungai Lae Cinendang. Seorang pemuda bernama Nardin Royan (21), warga Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang pada Sabtu sore.
Kapolsek Gunung Meriah, Iptu Mizan, menjelaskan bahwa musibah tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban tengah berenang bersama rekannya di lokasi yang kerap dimanfaatkan warga setempat untuk mandi.
Menurut keterangan kepolisian, korban sempat terlihat berenang menjauh dari rekannya, lalu kembali mendekat, hingga akhirnya berenang menjauh lagi sebelum mendadak hilang di balik arus sungai.
Meskipun korban diketahui memiliki kemampuan berenang, namun naas berkata lain. Hilangnya Nardin secara tiba-tiba membuat rekannya panik dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar, yang kemudian berlanjut pada laporan ke pihak berwenang.
Mendapat informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Aceh Singkil, BPBD Aceh Singkil, dan Unit Siaga SAR Aceh Singkil, bersama warga Kecamatan Gunung Meriah segera bergerak menyusuri aliran sungai.
Sejumlah pejabat daerah turut memimpin dan memantau operasi pencarian di lokasi kejadian, di antaranya Kepala Pelaksana BPBD Aceh Singkil Al-Husni, Koordinator Unit Siaga SAR Aceh Singkil Rio Simorangkir, Kasatpolairud Polres Aceh Singkil AKP Didik S., serta Kapolsek Gunung Meriah Iptu Mizan.
Setelah pencarian intensif selama kurang lebih dua jam, tim gabungan berhasil menemukan jasad korban pada pukul 20.35 WIB. Posisi penemuan berada sekitar 10 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Petugas bersama masyarakat setempat langsung mengevakuasi jasad korban dari dasar sungai dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.
Reporter: CN Mustafa, C.BJ., C.EJ.
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










