KENDAL, CN – Layanan perpustakaan keliling (Perpusling) edisi Car Free Day (CFD) kembali digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal di Stadion Utama Kebondalem, Minggu (25/10/2026).
Petugas yang bertugas kali ini Haniek Himatul Hanifah, S.AP. dan pengemudi armada Hilux Alif Putra Ramadhani.
Sejak 2024 hingga kini, Perpusling rutin hadir setiap Minggu di lokasi ramai seperti Taman Garuda, Hutan Klorofil, dan Stadion Kebondalem untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat.
Pada Oktober 2026, layanan ini terasa berbeda. Selain agenda rutin, Perpusling menggelar edisi khusus dalam rangka memperingati Hari Santri pada 22 Oktober dan Bulan Bahasa yang berlangsung sepanjang 1-31 Oktober.
“Kali ini pelayanan kami khusus. Yang biasanya di Stadion Kebondalem sebagai agenda mingguan CFD, kami kemas berbeda untuk memperingati Hari Santri dan Bulan Bahasa,” ujar Haniek.
Keistimewaan pada edisi kali ini adalah kolaborasi dengan dua komunitas, yakni Komunitas Bahasa Isyarat (Deaf Community) Kendal dan Komunitas Kendal Berkain. Sebelumnya, Perpusda juga pernah berkolaborasi dengan founder Read Aloud Kendal, Kak Atiek, dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas 2025.
Kehadiran dua komunitas tersebut menjadi magnet bagi pengunjung CFD. Dua lapak komunitas yang dibuka berdampingan dengan mobil perpusling berhasil memancing rasa penasaran warga yang sedang berolahraga, jalan santai, maupun kulineran di sekitar stadion.
Banyak pengunjung yang awalnya hanya melihat dari kejauhan, kemudian mendekat dan ikut mencoba. Di lapak Bahasa Isyarat, mereka belajar mempraktikkan bahasa isyarat dasar. Sementara di lapak Kendal Berkain, pengunjung diajak merangkai bunga kertas dan mewarnai. Di sela itu, mereka juga menyempatkan memilih dan membaca buku yang disediakan Perpusling.
“Bagi saya sangat membantu sekali saat tidak sempat ke perpustakaan dan bisa mampir di stadion. Adanya perpusling juga sangat membantu literasi. Apalagi jika berkolaborasi seperti ada bahasa isyarat, membuat orang tertarik untuk belajar,” ujar Ngabdul Syukur, seorang kurir pos yang mampir ke lapak baca.
Hafizh Arifky Pratama, siswa kelas 4 SDN Krajankulon, mengaku senang, “Baik, banyak bukunya, lumayan tertarik.”
Hal senada disampaikan Elviran Hasna Putri, siswi kelas 8 SMPN 3 Patebon, “Bisa menambah literasi anak-anak, bisa membuat anak-anak jadi suka baca setelah membaca di stadion.”
Dari pihak komunitas, kolaborasi ini disambut antusias. Winda Utami, relawan Komunitas Bahasa Isyarat, mengaku sudah lama menantikan kerja sama ini. Sebelum merantau ke Kendal, ia aktif di komunitas serupa di Solo.
“Kerja sama dengan Perpusda menjadi upaya penguatan mental teman-teman komunitas. Dengan adanya kolaborasi, mereka merasa ada yang membantu dan melindungi, sehingga lebih berani, percaya diri, dan lebih dikenal masyarakat,” ujar Winda.
“Teman-teman Deaf Community juga senang dengan perpusling karena bisa membaca buku, meski fokus melihat gambar-gambar, sambil menunggu pengunjung di lapak kami,” tambahnya.
Sementara Founder Kendal Berkain, Agnes Prawismi, menyebut kolaborasi ini luar biasa.
“Menarik banget karena memanfaatkan ruang publik untuk sesuatu yang berbeda, menggabungkan literasi dan berkegiatan. Jadi ada yang membaca buku, ada yang membuat kerajinan, dan mempraktikkan bahasa isyarat. Penggabungan yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Kemeriahan tidak berhenti di stadion. Pada pukul 10.00 WIB, layanan Perpusling berlanjut memenuhi permintaan khusus dari GP Ansor Ranting Trompo dalam rangka peringatan Hari Santri dan Bulan Bahasa.
“Dengan adanya perpusling ini sangat bermanfaat bagi acara kami, karena selain lomba, ada peningkatan literasi untuk anak-anak peserta,” ujar pengurus GP Ansor Ranting Trompo, Deni Ragil Saputra.
Peserta lomba pun antusias. Syakira Arifiana, siswa kelas 5 SDN 2 Candiroto, mengaku kaget sekaligus senang, “Menambah ilmu dan wawasan. Tadi kaget tiba-tiba ada mobil datang, saat dibuka isinya buku.”
Kegembiraan serupa dirasakan Nilam Dewi Nur Asyiffa, siswi kelas 5 SDN Trompo, “Senang, tadi habis ikut lomba khitobah tiba-tiba ada perpustakaan datang. Ini pertama kalinya, pengennya sering datang dan datang ke sekolah.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










