SINGKIL CN- Di balik klaim dan optimisme penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Tahun Anggaran 2026, tersimpan catatan merah yang menyengat mata publik. Hingga Jumat, 14 Agustus 2026, realisasi paket Penunjukan Langsung di seluruh dinas dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten tercatat nihil atau nol persen.
Berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil per pertengahan Agustus 2026, total realisasi belanja pengadaan barang dan jasa baru menyentuh angka Rp29,56 miliar atau sekitar 19,38 persen dari total pagu Rencana Umum Pengadaan yang direncanakan sebesar Rp121,46 miliar.
Ketimpangan kinerja pengadaan barang dan jasa Pemkab Aceh Singkil terlihat sangat mencolok ketika membandingkan antar-metode pengadaan. Skema E-Purchasing telah membukukan realisasi sebesar Rp13,02 miliar dari 82 paket, disusul metode Tender atau Tender Cepat sebesar Rp12,32 miliar dari 10 paket. Bahkan skema Pengadaan Langsung sudah menyerap Rp2,97 miliar dari 20 paket.
Namun, pemandangan kontras terjadi pada skema Penunjukan Langsung. Dari alokasi perencanaan sebanyak 41 paket dengan total pagu bernilai Rp3,26 miliar yang tersebar di dinas-dinas Pemkab Aceh Singkil, tidak ada satu pun paket yang terealisasi atau senilai Rp0.
Kondisi mati surinya 41 paket Penunjukan Langsung di pertengahan tahun anggaran ini memicu pertanyaan kritis mengenai efisiensi, perencanaan, dan kesiapan administrasi para Pejabat Pembuat Komitmen serta dinas terkait di lingkungan Pemkab Aceh Singkil.
Kelambatan proses pada puluhan paket Penunjukan Langsung ini mengindikasikan potensi penyakit klasik birokrasi berupa penumpukan pekerjaan di penghujung tahun. Jika 41 paket pengadaan senilai miliaran rupiah ini terus dibiarkan mengendap tanpa kejelasan eksekusi, publik dan masyarakat Aceh Singkil yang berhak menerima manfaat pembangunan adalah pihak yang paling dirugikan.
Hingga berita ini diturunkan, alokasi anggaran belanja pengadaan Pemkab Aceh Singkil TA 2026 masih berjalan, dan publik menanti tindakan tegas serta langkah konkret dari pimpinan daerah untuk mengevaluasi kinerja dinas-dinas yang membiarkan paket Penunjukan Langsung lambat tereksekusi.
Reporter CN-Mustafa
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













