KUANTAN SINGINGI, CN 1 Agustus 2026 – Kebijakan penyaluran pupuk dan herbisida subsidi yang digulirkan pemerintah pusat untuk meringankan beban petani di Indonesia kembali diuji di tingkat daerah. Alih-alih merasakan kemudahan, sebagian petani di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) justru mengaku kesulitan mengakses program tersebut dan terpaksa membeli pupuk non-subsidi dengan harga tinggi.
Di tengah gelombang harapan akan kesejahteraan sektor pertanian, implementasi di lapangan masih menyisakan celah pengawasan yang patut dipertanyakan.
Seorang petani lokal yang meminta identitasnya dilindungi demi keamanan usaha tani, mengungkapkan kekecewaannya. Selama bertahun-tahun mengolah lahan, ia mengaku tidak pernah melihat wujud maupun merasakan manfaat dari pupuk subsidi yang kerap disosialisasikan pemerintah.
“Saya tidak pernah merasakan yang namanya pupuk subsidi. Selama ini saya beli di toko dengan harga pasaran umum yang cukup tinggi. Kalau pupuk subsidi, wujudnya saja saya tidak pernah lihat langsung,” ujarnya kepada awak media, Senin.
Ia mendesak agar pemerintah daerah dan instansi terkait lebih transparan dalam membuka data alokasi serta rantai distribusi. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
“Kalau memang ada alokasi pupuk subsidi, mohon diumumkan secara transparan kepada masyarakat dan permudah prosedurnya agar petani kecil tidak terus-menerus merugi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya uji informasi dan pemenuhan prinsip perimbangan berita yang diamanatkan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ), konfirmasi telah dilayangkan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Kuantan Singingi, Deflides Gusni.
Namun, hingga berita ini dipublikasikan, upaya konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan tertulis WhatsApp belum mendapatkan respons.
Langkah ini disajikan murni berbasis fakta di lapangan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Pihak redaksi tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi instansi terkait untuk memberikan hak jawab, klarifikasi, maupun hak koreksi guna menjaga objektivitas dan akurasi informasi bagi publik.
Publisher -Redย
Reporter CN – Utama
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












