Lampung Utara, CN 22 Agustus 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara menuai sorotan tajam akibat rendahnya serapan anggaran pengadaan Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan data dari sumber resmi pemerintah yang disinkronkan dan diperbarui per 22 Agustus 2026 pukul 02.44 WIB, pengelolaan anggaran di instansi tersebut terbukti sangat lamban dan meninggalkan dana ratusan miliar rupiah yang mangkrak tanpa kejelasan realisasi fisik maupun keuangan yang optimal.
Berdasarkan data resmi tersebut, total Rencana Umum Pengadaan di instansi ini mencapai Rp 166.282.460.242 dengan jumlah 515 paket pekerjaan. Dari angka jumbo tersebut, alokasi untuk penyedia tercatat sebesar Rp 124.220.330.892 dengan 377 paket, sementara swakelola dipatok sebesar Rp 42.062.129.350 dengan 138 paket. Namun, realisasi pengadaan secara keseluruhan ternyata sangat memprihatinkan karena baru mencakup total Rp 52.095.027.327 atau hanya sebesar 35,92 persen dari total rencana. Rinciannya menunjukkan realisasi pemilihan hanya Rp 38.506.615.141 dengan 114 paket dan realisasi kontrak sebesar Rp 13.588.412.186 dengan 71 paket. Angka-angka ini secara telak menyisakan dana sebesar Rp 114.187.432.915 yang gagal dieksekusi dan dibiarkan mandek di dalam sistem.
Fakta di atas kertas ini semakin memperlihatkan kegagalan manajerial yang akut ketika dibedah per sektor. Sektor pekerjaan konstruksi yang memegang porsi perencanaan senilai Rp 49.338.668.000 dari 178 paket serta pengadaan barang senilai Rp 26.685.047.454 dari 131 paket ternyata gagal diserap secara maksimal untuk kepentingan publik. Data otentik ini membuktikan bahwa birokrasi Dinas Pendidikan Lampung Utara tidak bekerja secara serius dalam memutar roda pembangunan fasilitas pendidikan. Alih-alih menghadirkan perbaikan infrastruktur belajar bagi masyarakat, anggaran negara justru tertahan dan gagal diwujudkan menjadi manfaat nyata, menuntut adanya audit dan pertanggungjawaban terbuka dari para pejabat berwenang atas mandeknya dana publik tersebut.
Publisher -Red
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










