BENGKULU, 11 Juli 2026 – Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Sekretariat Daerah Kota Bengkulu Tahun 2025 yang merujuk pada Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2024–2026, mengungkap adanya sisa anggaran yang signifikan. Berdasarkan data laporan tersebut, dari total APBD Perubahan sebesar Rp60.807.441.217, realisasi penyerapan anggaran hanya mencapai Rp53.275.609.325 atau sekitar 87,61%.
Ketidakterserapan anggaran sebesar 12,39% atau setara dengan Rp7,5 miliar lebih ini menjadi sorotan tajam. Dana yang tidak terserap tersebut semestinya dapat dioptimalkan untuk mendukung sasaran strategis, yakni “Terwujudnya Pembangunan Tertib Administrasi dan Pelayanan Prima Menuju Masyarakat Kota Bengkulu yang Bahagia dan Religius”.
Analisis data menunjukkan adanya penurunan plafon anggaran dari APBD murni yang ditetapkan sebesar Rp67.641.961.638 menjadi Rp60.807.441.217 pada APBD Perubahan. Penurunan angka sekitar Rp6,8 miliar ini mengindikasikan adanya revisi target kegiatan di tengah tahun berjalan yang berpotensi memengaruhi kualitas layanan publik.
Dokumen LKjIP tersebut secara eksplisit menyebutkan “optimalisasi pelaksanaan reformasi birokrasi” dan “pendayagunaan sumber daya aparatur” sebagai isu strategis yang harus dituntaskan dalam periode 2024–2026. Dengan komposisi 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mayoritas berada pada golongan III.D, publik menuntut korelasi yang nyata antara kualitas SDM dengan peningkatan pelayanan administratif, bukan sekadar capaian administratif di atas kertas.
Redaksi berkomitmen menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Kami memberikan ruang konstitusional bagi pihak Sekretariat Daerah Kota Bengkulu maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan hak jawab, klarifikasi, atau penjelasan resmi mengenai data realisasi anggaran dan capaian kinerja yang tertuang dalam LKjIP Tahun 2025 tersebut. Hak jawab dapat dikirimkan kepada redaksi melalui jalur resmi yang tersedia.
Kami akan terus mengawal perkembangan ini demi memastikan transparansi penggunaan uang rakyat dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah.
Publisher -Red
Reporter CN -Riski
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










