KENDAL, CN 7 Oktober 2026 – Kepolisian Resor Kendal melakukan penyelidikan intensif menyusul ditemukannya jenazah laki-laki di bangunan lantai dua di Jalan Arteri, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Selasa (6/10/2026) pagi.
Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 05.15 WIB. Saksi Eko Mulyono, juru parkir di dekat lokasi, mengaku mencium bau busuk menyengat sejak dua hari terakhir.
Merasa curiga, Eko mengajak rekannya Zainul Amri bersama Ketua RT setempat Budianto mengecek bangunan kosong milik warga bernama Hasan tersebut. Saat menyisir lantai dua, para saksi terkejut mendapati mayat laki-laki di dekat teralis jendela dengan ceceran bercak darah di sekitar tubuh. Warga kemudian melapor ke polisi.
Mendapat laporan, Polres Kendal bergerak cepat. Tim gabungan dipimpin Kasat Reskrim beserta Piket Reskrim, Pamapta, Tim Inafis, Kapolsek Brangsong, KSPK dan Kanitreskrim Polsek Brangsong, serta Bhabinkamtibmas segera mendatangi TKP. Dibantu personel BPBD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, petugas mengamankan area, olah TKP awal, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengevakuasi jenazah.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, berawal dari laporan masyarakat pagi tadi, petugas langsung kami terjunkan ke lokasi untuk menindaklanjuti dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk proses lebih lanjut,” tegas Kapolres.
AKBP Ratna mengungkapkan identitas jenazah yang semula tanpa identitas kini berhasil diidentifikasi. Korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kampung Karangsari RT 003/RW 003, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Terkait penyebab kematian, Kapolres menjelaskan pemeriksaan medis mendalam telah dilakukan.
“Dari hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Semarang, diketahui korban meninggal dunia akibat luka yang disebabkan hantaman benda tumpul di bagian kepala. Berdasarkan pemeriksaan, diperkirakan korban telah meninggal sejak 5 hingga 10 hari yang lalu,” paparnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Kendal masih mendalami kasus ini untuk memburu pelaku dan mengungkap motif di balik dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut.
Polres Kendal mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi sekecil apa pun terkait kejadian ini atau aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal, agar segera melaporkan ke Mapolres Kendal.
“Setiap informasi dari masyarakat akan sangat membantu proses penyelidikan yang sedang berjalan,” pungkas Kapolres.
Reporter CN -Zen
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










