BENGKULU, CN – 11 Juli 2026 — Kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kota Bengkulu kini dipertanyakan. Pasalnya, saat masyarakat berupaya mengakses data transparansi keuangan melalui laman resmi gkulu.baznas.go.id, mereka justru dihadapkan pada pesan *Error 404 Not Found.
Secara teknis, kode Error 404 menandakan bahwa halaman yang dicari tidak ditemukan oleh server. Namun, menjadi pertanyaan besar ketika menu “Laporan Keuangan” tidak bisa diakses, sementara menu untuk menerima setoran dana umat seperti “Bayar Zakat” dan “Transfer Zakat” terpampang aktif dan dapat diakses dengan lancar.
Publik berhak curiga terhadap adanya upaya kesengajaan dalam memutus akses informasi ini. Sangat ironis jika di era keterbukaan informasi publik, sebuah lembaga negara non-struktural yang mengelola amanah dana umat justru terkesan menutup diri. Apakah Error 404 ini adalah kendala teknis yang nyata, ataukah sengaja “diciptakan” untuk menutupi sesuatu dari mata publik?
Penting untuk diingat bahwa berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011 dan UU No. 14 Tahun 2008, transparansi bukanlah opsional, melainkan kewajiban hukum. Menyembunyikan laporan keuangan di balik “dinding digital” 404 adalah bentuk pengabaian terhadap hak muzaki untuk mengetahui ke mana dana mereka disalurkan.
Sehubungan dengan hal tersebut, publik menuntut jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Apakah BAZNAS Kota Bengkulu sedang melakukan penutupan informasi secara sengaja, atau memang ada kelalaian fatal dalam pengelolaan sistem teknologi informasi lembaga?
2. Mengapa layanan untuk menerima dana umat tetap berfungsi, sementara layanan untuk mempertanggungjawabkan dana tersebut justru “mati” atau tidak dapat diakses?
3. Langkah konkret apa yang akan diambil untuk mengembalikan kepercayaan muzaki atas kegagalan transparansi digital ini?
Redaksi mendesak agar BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Bengkulu segera melakukan audit mendalam terhadap operasional BAZNAS Kota Bengkulu. Transparansi adalah marwah lembaga zakat; jika laporan keuangan saja disembunyikan, maka wajar jika publik mempertanyakan akuntabilitas pengelolaan dana tersebut secara keseluruhan.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi memberikan ruang seluas-luasnya bagi BAZNAS Kota Bengkulu untuk memberikan klarifikasi resmi mengenai penyebab teknis dari Error 404 tersebut. Apakah ini sebuah ketidaksengajaan, atau memang ada transparansi yang sengaja “dimatikan”?
Publisher -Red
Reporter CN -Riski
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










