Kebumen, CN – 29 Juni 2026- Dunia pendidikan di Kabupaten Kebumen tengah diguncang isu miring terkait adanya praktik pemerasan terstruktur yang menyasar para kepala sekolah SMP dan sederajat. Berdasarkan temuan yang disampaikan Sujud Sugiarto dalam audiensi bersama Komisi A DPRD Kebumen, terungkap adanya pola pengumpulan dana sebesar 10 juta rupiah per bulan dari setiap kepala sekolah yang diduga digunakan sebagai uang tutup mulut untuk meredam pengawasan dari lembaga swadaya masyarakat atau LSM.
Praktik ini disinyalir menjadi instrumen untuk menciptakan ketenangan semu di lingkungan sekolah agar berbagai kebijakan atau penyimpangan yang terjadi tidak tersentuh oleh kontrol sosial. Adanya setoran rutin dengan nominal besar ini dinilai sebagai beban berat yang berpotensi memicu distorsi penggunaan anggaran operasional sekolah.
Selain isu uang bungkam tersebut, Sujud Sugiarto juga menegaskan adanya berbagai persoalan lain yang mendesak untuk segera diinvestigasi. Di antaranya adalah pungutan terhadap perusahaan otomotif mitra sekolah sebesar satu juta rupiah per unit bus, dugaan manipulasi sistem digital PPDB jenjang SMP, hingga keterlibatan oknum dinas dalam bisnis Lembar Kerja Siswa.
Salah satu fokus investigasi yang paling serius adalah tuntutan audit terhadap dana hibah BOP PKBM senilai kurang lebih 2,4 miliar rupiah untuk kegiatan PKBM. Dugaan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk kegiatan fiktif kini menjadi pintu masuk bagi pihak legislatif untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap alur keuangan di Dinas Pendidikan.
Komisi A DPRD Kebumen berkomitmen untuk merespons aduan ini sebagai prioritas pengawasan. Dalam diskusi internal tersebut, sempat dibahas keterlibatan pihak-pihak dengan inisial B ASN dari lingkungan sekolah dan AS juga ASN.
Guna menjaga keamanan informasi dan melindungi sumber data serta pihak-pihak yang berani bersuara, penanganan perkara ini akan dilakukan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Pihak pelapor saat ini tengah mengonsolidasikan bukti-bukti otentik dan menyiapkan saksi-saksi kunci agar temuan ini tidak sekadar menjadi isu liar, melainkan alat bukti hukum yang kuat saat diproses di forum komisi.
Langkah ini diharapkan menjadi momentum pembersihan birokrasi pendidikan di Kebumen dari praktik-praktik transaksional. Publik kini menaruh harapan besar pada ketegasan Komisi A DPRD untuk mengungkap siapa saja aktor di balik layar yang selama ini memanfaatkan jabatan dan rasa takut kepala sekolah untuk keuntungan pribadi. Hingga berita ini diturunkan, verifikasi mendalam terhadap dokumen pendukung terus dilakukan dengan standar keamanan data yang ketat.
Publisher -Redย
Reporter CN -Waluyoย
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










