BOGOR – Mencuatnya dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong menuai perhatian serius dari Relawan Pembela Prabowo. Melalui pernyataan sikapnya, Ketua Relawan Pembela Prabowo, Ali Sofyan, mendesak aparat dan pihak terkait untuk melakukan penyelidikan secara transparan dan menyeluruh atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Ali Sofyan menegaskan bahwa komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas narkotika harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, lembaga pemasyarakatan yang seharusnya menjadi tempat pembinaan tidak boleh tercoreng oleh praktik-praktik ilegal apabila dugaan tersebut terbukti benar.
“Tidak boleh ada tempat aman bagi jaringan narkotika, termasuk di dalam lembaga pemasyarakatan. Jika ada indikasi peredaran sabu yang dikendalikan dari dalam lapas, maka harus diusut secara tuntas, transparan, dan siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Ali Sofyan.
Relawan Pembela Prabowo juga meminta pihak Lapas Kelas IIA Cibinong untuk membuka ruang klarifikasi kepada publik dan mengambil langkah cepat dalam memperkuat pengawasan internal, termasuk penertiban barang-barang terlarang seperti telepon genggam ilegal yang berpotensi digunakan sebagai sarana komunikasi tindak kejahatan.
Ali Sofyan menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan narkoba dan penguatan integritas institusi hukum di Indonesia.
“Kami mendukung langkah tegas pemerintah dalam perang melawan narkoba. Jangan sampai ada oknum yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Apabila ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan yang tegas sesuai mekanisme hukum,” tambahnya.
Relawan Pembela Prabowo berharap aparat penegak hukum, instansi pemasyarakatan, dan Badan Narkotika Nasional dapat bersinergi untuk mengungkap fakta secara objektif sehingga tidak ada lagi celah bagi jaringan narkotika untuk beroperasi dari balik jeruji besi.
Redaksi akan terus mengikuti perkembangan dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak Lapas Kelas IIA Cibinong serta instansi terkait.
(red)
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










