BATAM – 7 MEI 2026- Delegasi Jabatan Penjara Malaysia melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Batam pada Rabu, 6 Mei 2026. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kerja sama bilateral serta bertukar pengetahuan di bidang sistem pemasyarakatan.
Rombongan yang dipimpin oleh Vinodh Elamkovam ini membawa 23 peserta dalam rangkaian program lawatan kerja. Fokus utama kunjungan adalah untuk mendalami implementasi sistem pembinaan, prosedur keamanan, serta standar pelayanan pemasyarakatan yang diterapkan di Indonesia.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Lapas Kelas IIA Batam. Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memaparkan secara komprehensif mengenai program pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi warga binaan.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Jabatan Penjara Malaysia. Semoga kehadiran Bapak dan Ibu ke Lapas Batam dapat mempererat hubungan antar-kedua negara, khususnya dalam sektor pemasyarakatan,” ujar Yosafat.
Selain mendengarkan paparan mengenai sistem pengamanan dan pelayanan kesehatan, delegasi juga meninjau sarana prasarana serta berdialog langsung dengan petugas mengenai teknis pelaksanaan tugas di lapangan.
Ketua delegasi, Vinodh Elamkovam, mengapresiasi inovasi pembinaan yang dilakukan di Batam. Ia berharap praktik baik yang ditemukan selama kunjungan dapat diadaptasi untuk meningkatkan kompetensi petugas penjara di Malaysia.
“Ilmu dari lawatan ini akan kami bawa ke Malaysia untuk diterapkan bagi petugas kami di sana,” kata Vinodh.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diharapkan dapat menciptakan kolaborasi berkelanjutan antara otoritas pemasyarakatan Indonesia dan Malaysia demi peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan di masa depan.
Publisher -Red
Kontributor Liputan CN- Pilif
Eksplorasi konten lain dari Cyber Nasional
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










